Posts

Penyuluh Kehutanan, Ayo Menulis di Kompasiana

Image
Halo, jumpa lagi dengan saya, Indah Novita Dewi, penyuluh kehutanan yang suka menulis. Kalau ada yang nanya, saya nulis di mana? Jawabannya di mana saja. Kali ini saya ingin mengajak rekan penyuluh kehutanan untuk menulis di Kompasiana. Kompasiana (sumber: Kompasiana.com) Pertama harus tahu dulu apa sih itu Kompasiana?  Kompasiana adalah platform blog sosial yang menerima naskah dari berbagai kalangan, berbagai tema, dengan syarat sudah mendaftar terlebih dahulu di Kompasiana. Teman-teman penyuluh tahu kan, apa yang dimaksud dengan Blog?  Blog adalah platform di mana kita bisa menulis apa saja terserah selera kita dan menerbitkannya semudah membalik telur ceplok dalam wajan. Iya, kalau kita sudah menulis, tinggal klik publish lalu tulisan kita dapat dibaca semua orang. Apalagi kalau link tulisan kita itu kita bagikan di seluruh medsos kita dan dibaca oleh teman-teman kita. Seperti tulisan yang sedang Anda baca ini adalah contoh Blog pribadi. Sedangkan Kompasiana adalah sebuah ...

Penyuluh Kehutanan Harus Kreatif dalam Memilih Media Penyuluhan

Image
Majalah penyuluhan sebagai salah satu media penyuluhan (sumber: Dinas Pertanian Mesuji) Hai sobat penyuluh kehutanan dan pembaca semua, apa kabar? Kali ini saya hendak mengulas tentang media penyuluhan. Maksudnya, dalam melakukan kegiatan penyuluhan tentunya ada media atau sarana yang digunakan agar hal yang hendak kita sampaikan dapat diterima dengan efektif oleh sasaran penyuluhan. Media penyuluhan khususnya penyuluhan kehutanan ada bermacam-macam seperti tertera di dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 4 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan dan Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Penyuluh Kehutanan. Media tersebut antara lain: media cetak seperti brosur, leaflet, poster, booklet, papan informasi. Media elektronik seperti naskah radio, televisi, video, website, infografis, blog. Meskipun media yang dituliskan di dalam peraturan tersebut sudah ditentukan, namun tidak perlu menghalangi penyuluh kehutanan untuk mengembangkan kreativitas dalam menyampaikan sesuat...

Penyuluh Kehutanan Tidak Harus Selalu di Hutan, Nongkrong Minum di Kopi Hub Juga Boleh

Image
Secangkir kopi untuk diskusi penyuluh kehutanan (Sumber: instagram @kopihub.id) Hai, para penyuluh kehutanan dan pembaca semua, apa kabar? Apakah Anda semua sudah paham apa itu yang dimaksud dengan Penyuluh Kehutanan? Penyuluh kehutanan adalah pegawai negeri sipil yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan teknis di bidang penyuluhan kehutanan. Menyuluh, artinya memberikan penerangan, dari kondisi tidak paham menjadi paham. Siapa-siapa saja sasaran penyuluhan? Utamanya adalah pelaku utama kegiatan pengelolaan hutan dan pelaku usaha di bidang kehutanan.  Namun, seorang penyuluh sejati tidak akan berhenti di kata kehutanan saja, melainkan ia dituntut untuk mengetahui segalanya. Ia akan ditanya segalanya oleh masyarakat dan ia dituntut untuk dapat menjelaskan segalanya. Uwow banget, kan? Apakah penyuluh kehutanan harus selalu ada di hutan atau di sekitar hutan? Tentu tidak.  Penyuluh kehutanan pun kadang ...

Penyuluh Kehutanan yang Pertama Kukenal

Image
Penyuluh Kehutanan ada di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Sumber: www.menlhk.go.id) Pada tahun 1999, pertama kalinya saya bekerja menjadi seorang CPNS alias Calon Pegawai Negeri Sipil di sebuah instansi litbang di bawah Departemen Kehutanan (sekarang Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan). Nama instansinya BTPDAS Ujung Pandang, atau Balai Teknologi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Ujung Pandang. Tak lama setelah bekerja, yaitu pada Tahun 2000, saya mendapat tugas perjalanan dinas ke Kota Palopo, yang terletak sejauh kurang lebih 375 kilometer. Perjalanan dinas tersebut dalam rangka penelitian dengan topik tentang Hutan Cadangan Pangan. Saya ingat waktu itu saya menggantikan peran peneliti senior yang sedang hamil tua.  Saya berangkat bersama pak kepala balai, Pak Rumpoko dan beberapa pegawai kantor serta seorang profesor dari UNHAS, Prof Sampe Paembonan yang berperan sebagai pakar kehutanan. Kami berangkat dengan kendaraan dinas kepala balai. Mulanya kami sin...